Rights Issue dan Secondary Offering BNI Dilepas Bareng

Rights Issue dan Secondary Offering BNI Dilepas Bareng

- detikFinance
Jumat, 11 Mei 2007 12:11 WIB
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) akhirnya bisa bernafas lega karena telah mendapat kepastian soal divestasi sahamnya. Setelah menunggu sekian lama, divestasi BNI akhirnya dipastikan bisa berjalan pada awal semester II. BNI mendapat restu dari Menneg BUMN Sofyan Djalil, yang baru dilantik dua hari lalu, untuk segera memproses divestasi tersebut.Demikian diungkapkan oleh Dirut BNI Sigit Pramono, usai bertemu Menneg BUMN di kantor Kementerian BUMN, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (11/5/2007).Pemerintah menyetujui penjamin emisi lama yakni JP Morgan dan Bahana Securities untuk menjadi penjamin emisi divestasi BNI kali ini.Sigit yang terlihat ceria karena mendapat kepastian divestasi itu mengaku sangat senang karena akhirnya BNI bisa segera melakukan aksi korporasi itu.Sigit juga menjelaskan proses divestasi yang dilakukan dengan cara rights issue (penawaran saham terbatas) dan secondary offering (penawaran saham kedua), akan digelar bersamaan."Ya berbarengan. Jadi rights issue 15 persen dan secondary offering 15 persen. Kita harapkan secepatnya awal semester II," ujar Sigit dengan raut berseri-seri.Sementara Menneg BUMN Sofyan Djalil mengharapkan divestasi BNI dilakukan pada Juli 2007. "Karena seharusnya untuk BNI bisa April lalu ketika market bagus, jadi kita juga harus mempercepat proses divestasai BNI," ujar Sofyan. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads