IHSG Terjungkal 24 Poin
Jumat, 11 Mei 2007 16:27 WIB
Jakarta - Rally yang terjadi di pasar saham dalam beberapa hari terakhir berhenti di akhir pekan ini. Bursa regional dan Wall Street yang terjatuh menyeret indeks saham di Bursa Efek Jakarta (BEJ) ikut terjungkal.Bursa Wall Street terkulai karena investor melihat perlambatan belanja konsumen di AS yang akhirnya menular ke bursa regional dan BEJ.Pada penutupan perdagangan Jumat (11/5/2007), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 24,734 poin (1,21%) dari posisi tertingginya ke level 2.022,297.Merahnya bursa regional dijadikan kesempatan untuk investor melakukan aksi ambil untung. Apalagi sejumlah harga saham unggulan dinilai sudah kelewat tinggi yang memicu terjadinya profit taking.Indeks LQ-45 turun 7,342 poin (1,7%) pada level 425,098 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 6,502 poin (1,87%) pada level 340,294.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 46.489 kali, dengan volume 4,171 miliar unit saham, senilai Rp 4,033 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 60 saham naik, 116 saham turun dan 48 saham stagnan.Saham-saham yang jatuh harganya di top looser antara lain, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 350 menjadi Rp 15.800, Telkom (TLKM) turun Rp 300 menjadi Rp 9.600, Astra Internasional (ASII) turun Rp 250 menjadi Rp 15.950, Timah (TINS) turun Rp 250 menjadi Rp 12.900 dan Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 100 menjadi Rp 10.350. Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer adalah, Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) naik Rp 275 menjadi 2.900, Global Mediacom (BMTR) naik Rp 110 menjadi Rp 1.350, dan Bhakti Investama (BHIT) naik Rp 90 menjadi Rp 1.550.
(ir/ir)











































