Di Daerah Dolar AS Normal

Di Daerah Dolar AS Normal

- detikFinance
Jumat, 11 Mei 2007 17:03 WIB
Semarang - Jika di Jakarta mencari dolar AS susah, tidak demikian di daerah. Misalnya saja di Yogyakarta dan Semarang. Dalam pantauan detikFinance, sejumlah money changer di Yogyakarta dan Semarang beraktivitas seperti biasa."Tidak ada antrean tuh. Hari ini biasa saja," kata pegawai PT Supit, Tina, Jumat (11/5/2007). PT Supit merupakan money changer yang terbilang besar di Semarang dan berlokasi di Jalan Pemuda Semarang.Tina tidak merinci berapa banyak orang yang menukar atau membeli dolar, namun sepanjang pengamatannya tidak menonjol. "Pokoknya normal seperti biasa," imbuhnya.Hal serupa juga terjadi di PT Dian Semesta Prakarsa yang berlokasi di Jalan Erlangga Barat Raya Semarang. Tidak ada antrean panjang sebagaimana terjadi di sejumlah money changer di Jakarta."Hari ini malah banyak yang beli. Maksud saya, yang beli lebih banyak dari pada yang lepas dolar," kata pegawai PT Dian Semesta Prakarsa yang hanya bersedia disebut dengan panggilan Min.Min menyatakan, biasanya orang yang menjual maupun membeli mata uang asing tidak mencapai 50-an orang, karena pemilik maupun pencari mata uang asing di Semarang masih sedikit.Ketika ditanya soal stok mata uang asing, Min menyebutkan, jika tidak banyak orang yang menjual atau membeli, maka dapat dipastikan jumlah yang ada di perusahaan masih memadai.Di Yogyakarta, transaksi valas masih normal. Tidak ada antrean di sejumlah money changer.Misalnya saja di money changer Barumun Abadi di Hotel Garuda, Jalan Malioboro. Seorang petugas mengatakan, transaksi pada hari ini masih normal dan pasokan sejumlah mata uang tetap aman. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads