Penguatan Rupiah Terhenti
Jumat, 11 Mei 2007 17:19 WIB
Jakarta - Setelah menguat cukup tajam, nilai tukar rupiah pada hari ini mengalami koreksi yang cukup tajam hampir 100 poin. Pelemahan rupiah semata aksi profit taking.Pada perdagangan Jumat (11/5/2007) pukul 17.00 WIB, rupiah berada di level 8.865 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 8.760 per dolar AS."Rupiah itu sudah terlalu menguat, jadi ada profit taking," ujar pengamat valas Ferry Latuhihin saat dihubungi detikFinance.Menurut Ferry, level yang aman untuk rupiah adalah level 9.000-9.100 per dolar. Untuk itu, ia menyarankan agar BI melakukan intervensi agar rupiah bisa kembali ke level 9.000 per dolar AS."Karena kalau terlalu murah bisa ada spekulatif dan dimainin sama spekulan. Kalau berlebihan jelek buat bisnis," tambahnya.Ferry menegaskan, pelemahan rupiah pada hari ini sama sekali tidak terkait dengan pernyataan Menkeu Sri Mulyani tentang ancaman terulangnya krisis ekonomi."Wah, itu nggak ada kaitannya," pungkasnya.
(qom/ir)










































