IHSG Dibiarkan Terkoreksi

IHSG Dibiarkan Terkoreksi

- detikFinance
Senin, 14 Mei 2007 08:25 WIB
Jakarta - Meski potensi pasar saham untuk naik terbuka lebar, pelaku pasar mulai was-was karena kenaikannya dinilai terlalu cepat akibat hot money bukan karena alasan fundamental yang kuat.Pelaku pasar dalam negeri akan memilih konsolidasi dan membiarkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi. Koreksi tersebut dinilai sehat untuk pasar saham agar tidak terjadi bubble (gelembung) sehingga rentan pecah.Namun melihat bursa regional yang pagi ini dibuka positif, IHSG pada perdagangan awal pekan Senin (14/5/2007) diprediksi ikut positif.Derasnya dana asing yang masuk seolah mengesampingkan faktor harga sejumlah saham unggulan telah masuk kategori mahal.Pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu (11/5/2007), IHSG jatuh 24,734 poin (1,21%) dari posisi tertingginya ke level 2.022,297.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.Bhakti SecuritiesArah suku bunga Indonesia dan Amerika Serikat yang sesuai dengan ekspektasi menjadikan indeks pada perdagangan pekan kemarin lebih dipengaruhi oleh kondisi pergerakan bursa regional. Indeks pada sepekan kemarin bergerak mendatar atau relatif turun sebesar 0,5 persen dari level 2.033 pada akhir pekan sebelumnya. Indeks pada pekan ini kami perkirakan masih akan terus melemah dengan kisaran pergerakan 1.980-2.042. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads