Investor Saham Tunggu PDB
Selasa, 15 Mei 2007 08:29 WIB
Jakarta -
Pasar saham yang masih diliputi eforia masuknya hot money mulai dibayangi aksi koreksi. Bursa Wall Street dan regional yang konsolidasi membuat indeks saham akan mengerem kenaikannya.Pada perdagangan saham Selasa (15/5/2007), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak variatif.Selain faktor global, investor sedang menunggu pengumuman data keluarnya laporan pertumbuhan triwulan I-2007 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) siang ini.Pelaku pasar memprediksi Produk Domestik Bruto (PDB) triwulan I-2007 mencapai 5,7 persen karena didorong oleh tingginya permintaan produk tambang dari Cina dan India.Namun jika hot money makin tak terbendung masuknya indeks saham akan kembali menembus rekor baru. Pada penutupan perdagangan Senin kemarin (14/5/2007), IHSG lompat 21,914 poin (1,08%) ke level 2.044,211.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.BNI SecuritiesIHSG menguat kembali ke kisaran resistance 2.055. Secara historical ada peluang koreksi lagi ke 2.025-2.010. Namun penguatan TLKM yang jika berlanjut bisa membawa IHSG menembus resistance dan menuju 2.070-2.100. Beberapa saham infrastruktur, properti dan industri semen berpeluang menguat antara lain ADHI, ELTY, KIJA, ISAT, TOTL, TLKM, SMGR.Bhakti SecuritiesPositifnya bursa regional berhasil mendorong indeks menguat 1,08 persen menjadi 2.044 pada awal pekan kemarin. Indeks pada perdagangan hari ini kami perkirakan masih akan bergerak variatif dengan kecenderungan menguat terindikasi oleh masih tingginya volume perdagangan. Kisaran indeks 2.025-2.066.
(ir/ir)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































