Perbaiki Pabrik, Indofarma Sediakan Capex Rp 40 Miliar
Selasa, 15 Mei 2007 17:09 WIB
Jakarta - Perusahaan farmasi pelat merah, PT Indofarma (Persero) Tbk menganggarkan belanja modal (capex) sebesar Rp 40 miliar. "Jadi Rp 40 miliar akan digunakan untuk rencana investasi kita yaitu perbaikan pabrik-pabrik dan sisanya adalah untuk modal kerja," kata Direktur Utama Indofarma, M Syamsul Arifin dalam paparan publik di Gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ), Selasa (15/5/2007)."Dana untuk capex tersebut akan kita peroleh dari pinjaman bank, dan bank yang sudah siap untuk memberikan pinjaman adalah Bank Mandiri, mereka sudah menyiapkan dana hingga sebesar Rp 100 miliar," tambah Syamsul.Indofarma juga menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 30 persen di tahun 2007, karena anggaran pemerintah untuk bidang farmasi khususnya obat-obatan naik 50 persen. "Target penjualan 2007 adalah sebesar Rp 1,332 miliar," ujarnya. Dia juga mengatakan bahwa untuk penjualan perseroan akan memfokuskan kepada obat generik. Lalu program pemerintah untuk pemberantasan penyakit menular dan yang terakhir adalah fokus kepada obat tanpa resep (OTC) yang sifatnya fungsional.Menurut Syamsul dengan meningkatnya penjualan diharapkan biaya dapat ditekan untuk meningkatkan laba usaha. "Sementara untuk laba sebelum pajak di tahun 2007 ditargetkan meningkat sebesar 70 persen dibandingkan tahun 2006," ujarnya.Selain itu, Syamsul juga mentargetkan pertumbuhan perusahaan ke depan hingga 2011. "Dari 2007 hingga 2011 diharapkan pertumbuhan rata-rata penjualan adalah sebesar 20 persen per tahun, dan ada peningkatan nilai perusahaan menjadi sekurang-kurangnya 150 persen pada tahun 2011," ujarnya.
(dnl/ir)











































