Bapepam Minta Divestasi BNI dan Jasa Marga Tidak Bersamaan
Sabtu, 19 Mei 2007 15:13 WIB
Yogyakarta - Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam LK) meminta pelepasan saham 2 BUMN yaitu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dengan PT Jasa Marga (persero) tidak dilakukan dalam waktu yang berdekatan. "Nah itu yang harus kita atur, timing-nya harus kita lihat nanti, yang bagusnya harus ada jeda waktu antara satu dengan yang lain, jadi harus ada gap," jelas Ketua Bapepam LK Fuad Rahmany di sela-sela gathering di Yogyakarta, Jumat (19/5/2007) malam.Sementara Direktur Utama BEJ (Bursa Efek Jakarta) Erry Firmansyah meyakini pemerintah tidak akan melepas saham 3 BUMN dalam waktu yang bersamaan."Saya rasa bisa karena kan pasar kita tidak hanya lokal tapi juga asing, dan saya rasa pemerintah juga tidak akan segampang itu meloloskan ketiganya secara bersamaan, pasti mereka akan mengatur, jadi market masih bisa upload," paparnya.Selain itu, Fuad berharap investor lokal bisa menyerap lebih banyak saham yang akan dilepas kedua BUMN tersebut. "Nanti kita akan lihat kemampuan market, kan mereka tidak hanya di domestik, mereka juga cari uang dari luar dan uang di luar tidak terbatas. Tapi kita harapkan dari domestik penyerapannya akan lebih besar, dan alokasinya harus sesuai dengan yang sudah ada," ujarnya. Sementara Erry optimistis privatisasi 3 BUMN itu akan terserap oleh pasar dengan baik. "Market ini menunggu akan adanya IPO dari BUMN ini," ungkapnya. Erry menilai pasar saham saat ini masih memiliki kemampuan besar untuk menyerap saham-saham dari 3 BUMN tersebut.
(dnl/qom)











































