Investor Saham Waspada Profit Taking
Senin, 21 Mei 2007 08:23 WIB
Jakarta - Pencapaian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan lalu di rekor tertingginya bakal dibayangi aksi ambil untung pada awal pekan ini.IHSG masih akan mengikuti pergerakan bursa regional dan global. Bursa regional seperti Kuala Lumpur, Kosdaq Korea dan Shanghai Cina pagi ini dibuka melemah yang memberikan indikasi penguatan IHSG akan terganggu.Namun jika aliran dana asing yang masuk masih deras, IHSG bisa mengabaikan pelemahan regional. Terlebih dari dalam negeri ada optimisme baru penurunan BI Rate hingga 8,5 persen karena inflasi dan rupiah yang sedang baik.Pada penutupan perdagangan saham Rabu pekan lalu (16/5/2007), IHSG menjulang 25,980 poin (1,27%) ke level paling spektakuler 2.063,763.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.Bhakti SecuritiesIndeks pada perdagangan akhir pekan kemarin berhasil keluar dari kisaran pergerakan di 2.012-2.048 dan mulai memasuki area perdagangan baru di 2.048-2.085. Walaupun telah berhasil mencapai area perdagangan baru namun pola konsolidasi masih terlihat sehingga indeks pada awal pekan ini kami perkirakan masih akan bergerak variatif dengan kecenderungan menguat. BNI SecuritiesReaksi positif atas data GDP tidak menunggu libur panjang, potensi penurunan BI Rate dibawah 8,5 persen, kondisi pasar regional, harga komoditas logam serta energi juga mendukung naiknya IHSG menembus trend line pada 4 dan 10 Mei 2007 di 2.057 sehingga berpeluang mendekati 2.070-2.100. Sektor yang mendukung perbankan, properti, semen, dan infrastuktur.
(ir/ir)











































