BI Tidak Arahkan Rupiah

BI Tidak Arahkan Rupiah

- detikFinance
Selasa, 22 Mei 2007 12:39 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) tidak akan menggiring rupiah pada satu level atau kisaran tertentu. Yang dilakukan BI hanyalah menjaga agar volatilitasnya tidak besar.Hal tersebut disampaikan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/5/2007)."Pertimbangan utama BI dari nilai tukar rupiah adalah volatilitasnya. Kita tidak mengarah pada range atau level, yang penting volatilitasnya bisa dijaga," jelasnya.Namun menurut Burhanuddin, level rupiah yang bisa membuat eksportir dan importir nyaman adalah di level 9.000-an per dolar AS."Menurut saya, importir itu senang dengan 8.500-9.000 (per dolar AS). Eksportir senang 9.000-9.500 (per dolar AS). Dari tengah keduanya kan 9.000 (per dolar AS), jadi mungkin itu angka yang baik bagi eksportir dan importir tersebut," jelasnya.Nilai tukar rupiah terus menunjukkan keperkasaannya. Pada sesi siang perdagangan hari ini, rupiah bahkan sempat menyentuh level 8.690 per dolar AS, sebelum akhirnya rebound ke level 8.705 per dolar AS. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads