Semen Gresik akan Stock Split
Selasa, 22 Mei 2007 12:45 WIB
Jakarta - Perusahaan semen BUMN, PT Semen Gresik Tbk (SMGR) mengakui kemungkinan dilakukannya pemecahan nilai nominal saham (stock split). Saat ini perseroan terus mengkaji rencana itu."Betul itu juga sedang dikaji, jadi nanti ada beberapa langkah-langkah juga yang akan kita ambil dalam kaitannya dengan restrukturisasi, dan ini tetap harus berdasarkan persetujuan pemegang saham," kata Direktur Utama PT Semen Gresik Tbk Dwi Soetjipto di Kantor Kementerian BUMN, Jl. Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (22/5/2007).Dwi belum mau menjelaskan kapan rencana itu akan direalisasikan. Saat ini harga saham Semen Gresik memang mencapai harga tertingginya. Pada penutupan sesi I harga saham Semen Gresik di Bursa Efek Jakarta (BEJ) di level Rp 41.850 per saham.HoldingSemen Gresik juga tengah merampungkan rencana pembentukan perusahaan induk (holding) dari tiga perusahaan yang ada di perusahaan yaitu PT Semen Gresik Tbk, PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa. "Sekarang kajian pembentukan holding tersebut sedang dalam tahap finalisasi mengenai kajian holding ini, dan nanti hasilnya baru akan dikemukakan di RUPS nanti," ujarnya. Dwi mengungkapkan bahwa saat ini belum ada mekanisme yang diajukan kepada Kementerian BUMN ataupun Bapepam (Badan Pengawas Pasar Modal) mengenai hasil kajian yang telah dibuat. "Belum ada ajuan apapun kepada kementerian maupun Bapepam, karena nanti hasil kajian baru akan diajukan kepada RUPS terlebih dahulu, jadi di RUPS akan ada agenda untuk pembentukan holding ini," ujarnya. Menurut Dwi ada beberapa opsi yang dikaji dan akan diberikan di dalam RUPS nanti. "Jadi opsi mana yang akan dipilih, itu tergantung kepada RUPS," imbuhnya.
(dnl/ir)











































