Saham CP Prima Terkerek Dipasena

Saham CP Prima Terkerek Dipasena

- detikFinance
Kamis, 24 Mei 2007 12:20 WIB
Jakarta - Dulu saham PT Central Proteinaprima Tbk (CP Prima) adalah saham yang spekulatif untuk dibeli. Kini setelah menjadi pemenang tender tambak udang PT Dipasena Citra Darmaja, saham berkode CPRO itu mulai menggeliat.CP Prima yang masuk Konsorsium Neptune yang anggotanya PT Pertiwi Indonesia dan Blue Lion Group Pte.Ltd menawar Dipasena Rp 688,125 miliar. Pada penutupan perdagangan saham sesi I, Kamis (24/5/2007) saham CP Prima melesat Rp 50 atau naik 7,9 persen di posisi Rp 680 per saham. Analis dari BNI Securities, Norico Gaman mengakui kenaikan harga saham CPRO tidak terlepas dari sentimen positif Dipasena."Sebelum memiliki Dipasena, CP Prima telah menjadi salah satu pemain bisnis udang global di pasar aquaculture. Dengan memiliki Dipasena posisi pasarnya semakin bagus," kata Norico dalam perbincangannya kepada detikFinance, Kamis (24/5/2007).CP Prima mengekspor udang ke pasar Eropa, Asia dan AS. Dengan membeli Dipasena, Norico memperkirakan produksi CP Prima naik 2,5 kali lipat.Sebelum membeli Dipasena, CP Prima telah memiliki 16.000 hektar lahan di beberapa lokasi dengan lahan terbesar tambak udang Bratasena -- kini bernama Central Pertiwi Bahari --, yang berlokasi tidak jauh dari Dipasena di Kabupaten Menggala Lampung. Sementara Dipasena memiliki luas areal pertambakan (areal produksi) 16.250 hektar dan luas lahan konsesi pengembangan 170.000 hektar atau terbesar di dunia."Dipasena juga akan dimoderinasasi oleh CP Prima dengan menggandeng Wijaya Karya dan Truba Alam Manunggal. Jadi mereka akan menjadi pemain global yang penting," ujar Norico.Norico memperkirakan pendapatan CP Prima setelah membeli Dipasena di akhir tahun 2007 bisa mencapai Rp 12 triliun dengan laba bersih Rp 700-800 miliar. Sedangkan tahun 2006, pendapatan CP Prima Rp 5 triliun dan laba bersih Rp 233 miliar.Menurut Norico, harga saham saat ini sebesar Rp 680 memiliki EPS (earning per share) Rp 20. Dengan perkiraan laba bersih mencapai Rp 800 miliar maka EPS mencapai Rp 70."Kedepan harga saham CP Prima bisa ke Rp 1.000-Rp 1.200 per saham," kata Norico. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads