PGN Janjikan Dividen 50%
Jumat, 25 Mei 2007 13:15 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berjanji akan memberikan dividen 40 hingga 50 persen untuk perolehan laba bersih tahun 2006 yang sebesar Rp 1,892 triliun."Yang direncanakan adalah antara 40-50 persen," kata Direktur Utama PGN Sutikno di Kantor Kementerian Negara BUMN, Jalan Wahidin Raya, Jakarta (25/5/2007).Dividen ini akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PGN yang digelar 31 Mei 2007. Agenda lainnya adalah pergantian pengurus perseroan."Penggantian pengurus salah satunya (agenda RUPS), dan komisaris kan sudah habis masa jabatan, kemudian direksi kan baru 3 orang jadi perlu ditambah lagi, kan selama ini saya masih merangkap direktur perusahaan, Pak Joko masih merangkap direktur umum," jelas Sutikno.Untuk posisi direksi yang kosong, Sutikno mengatakan bahwa saat ini Kementerian Negara BUMN sedang melakukan fit & proper test kepada calon-calonnya. "Iya ini sedang fit & proper test oleh kementerian, ada 10 orang dari PGN yang di fit & proper test, yang saya tahu hanya calon dari PGN saja, saya tidak tahu apakah ada calon dari luar dan saya juga belum tahu nanti yang akan dipilih berapa," paparnya.Sutikno juga menjamin penyelesaian keseluruhan pipa Sumatra Selatan-Jawa Barat (SSWJ) khususnya jalur Griisk-Pagardewa akan rampung Juli 2007."Kita on schedule, gak ada masalah," cetusnya.PGN menargetkan hingga akhir tahun 2007 jumlah gas yang dialirkan melalui SSWJ sebesar 300 juta kaki kubik per hari (MMSCFD)"Kalau untuk penyaluran gas begini, jangan kita lihat awalnya kecil tapi akhir tahunnya tetap bukan seperti itu. Biasanya pada saat gas itu pipanya jadi, kita menyalurkannya tes dulu, mengenai tekanannya terlebih dahulu. Nanti kalau sampai optimal bagus baru kita geber, jadi kalau kita hitung volumenya itu di akhir tahun nanti, jangan di awal Agustus karena masih dalam proses melambat," tutur Sutikno.Untuk rencana pinjaman utang dari International Finance Corporation (IFC) yang sebesar US$ 50 juta menurut Sutikno masih dalam tahap negosiasi dan akan diputuskan dalam waktu dekat."Dalam waktu dekat, dana itu untuk perluasan pipa distribusi baru. Perluasan pipa di Lampung, Palembang, Jabar untuk para pelanggan pabrik, hotel dan rumah tangga di daerah tersebut," katanya.
(dnl/ir)











































