Dirut Indosat dari Orang Dalam
Jumat, 25 Mei 2007 15:58 WIB
Jakarta - Pemerintah memberikan sinyal akan menunjuk orang dalam dari PT Indosat Tbk untuk menduduki kursi direktur utama yang kosong sejak Mei 2006.Penunjukan dirut baru Indosat akan digelar dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 5 Juni 2007. "Prinsipnya pak menteri (Sofyan Djalil) orang dalam. Prinsipnya kalau tidak ada orang dalam baru diajukan orang luar," kata Sekretaris Menneg BUMN Said Didu, di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (25/5/2007).Didu menjelaskan Indosat bukan lagi perusahaan BUMN karena kepemilikan negara hanya 14 persen, sehingga penunjukan dirut Indosat tidak perlu melalui seleksi Tim Penilai Akhir (TPA)."Indosat tidak perlu TPA tapi pemegang sahamnya tetap berkoordinasi. Kalaupun tidak melalui TPA tetap dilaporkan ke presiden dan wapres," ujar Didu.Ditanya siapa calon-calon dirut tersebut, Didu menjawab, "Saya punya keyakinan pak menteri akan mengusulkan tepat pada saat itu dan itu pasti sudah ada calonnya".Sementara saat makan siang di kantin kantor BUMN siang ini, Menneg BUMN Sofyan Djalil memastikan kursi dirut Indosat dalam RUPST mendatang sudah terisi."RUSPT yang akan datang pasti akan tambah kursi dirut yang kosong," cetusnya.Kursi Dirut Indosat kosong setelah ditinggalkan Hasnul Suhaimi yang kini menjadi Dirut PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL). Sebelum Hasnul, Widya Purnama juga hanya sebentar duduk di kursi dirut Indosat.Mayoritas saham Indosat saat ini dimiliki oleh Singapore Technologies Telemedia (STT) sebesar 40 persen.
(ir/qom)











































