IHSG Coba Masuk Jalur Hijau
Senin, 28 Mei 2007 08:05 WIB
Jakarta - Di tengah kondisi pasar saham global yang mulai bearish (turun), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencoba kembali masuk jalur hijau.Sentimen bursa regional yang pagi ini menguat terbatas diharapkan bisa mengembalikan indeks saham ke wilayah positif.Pelaku pasar global saat ini memang mulai khawatir akan terjadinya bubble di bursa Cina yang akan pecah, dan menular ke bursa regional seperti perkiraan mantan gubernur bank sentral AS Alan Greenspan. Pada perdagangan saham awal pekan ini, Senin (28/5/2007), IHSG diprediksi masih akan konsolidasi.Namun peluang dibukanya lagi perdagangan saham Indofood dan London Sumatra (Lonsum)-- yang disuspensi sejak 24 Mei--, setelah transaksinya selesai akan menyedot perhatian investor kepada dua saham ini.Terlebih hari ini lantai Bursa Efek Jakarta (BEJ) juga kedatangan emiten pertamanya PT BISI International Tbk yang akan ikut memeriahkan transaksi awal pekan ini.Pada penutupan perdagangan saham Jumat akhir pekan lalu (25/5/2007), IHSG ambruk 18,171 poin (0,87%) ke level 2.060,434 karena aksi ambil untung akibat tekanan bursa regional yang jatuh.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.Bhakti Securities Indeks pada pekan kemarin lebih banyak dipengaruhi oleh pergerakan bursa regional yang mengakibatkan indeks bergerak stagnan (-0,14%) menuju level 2.060. Sepekan kedepan indeks kami perkirakan akan bergerak konsolidasi dengan sentimen pergerakan berasal dari aksi emiten dan posisi sejumlah saham unggulan yang masih berada di area overbought (jenuh beli). Kisaran mingguan ada di level 2.041-2.120.
(ir/ir)











































