PLN Tawarkan Bunga Obligasi Maksimal 11,125%
Senin, 28 Mei 2007 12:30 WIB
Jakarta - Obligasi PLN IX senilai Rp 3 triliun menawarkan bunga kisaran 9,875 persen sampai 11,125 persen pertahun. Obligasi ini terdiri dari obligasi biasa Rp 2,7 triliun dan obligasi syariah (sukuk) Rp 300 miliar.Obligasi biasa terdiri dari seri A dengan kupon sebesar 9,875 persen sampai 10,625 persen per tahun dengan tenor 10 tahun. Dan obligasi B dengan kupon 10,375 sampai 11,125 persen per tahun dengan tenor 15 tahun.Sedangkan obligasi syariah yang bertenor 10 tahun akan diberikan imbalan ijarah sebesar 29,625 miliar sampai 31,875 miliar per tahun.Demikian disampaikan oleh Dirut PLN Eddie Widiono, dalam acara paparan publik PLN, di Kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (28/5/2007)."Kebutuhan listrik nasional sampai 10 tahun mendatang akan terus tumbuh rata-rata 8,5 persen per tahun sehingga PLN membutuhkan modal kerja yang lebih besar, untuk itu PLN terus melakukan diversifikasi dalam mencari sumber pendanaan salah satunya obligasi," jelas Eddie.PLN menunjuk empat penjamin emisi untuk penerbitan obligasi ini. Keempatnya adalah PT Danareksa Sekuritas, PT Bahana Securities, PT Mandiri Sekuritas dan PT Trimegah Securities dengan wali amanat PT Bank Niaga Tbk.Pengumpulan minat awal (bookbuilding) dilakukan pada 28 Mei-13 Juni 2007. Perkiraan masa penawaran pada 3-5 Juli dan pernyataan efektif pada 28 Juni 2007. Rencananya obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Surabaya (BES) 10 Juli 2007."Dana yang diperoleh setelah dikurangi biaya emisi seluruhnya akan digunakan untuk menambah modal kerja khusunya operasi distirbusi," urai Eddie.
(hdi/ir)











































