Dominasi Investor Asing Picu Masuknya Capital Inflow
Selasa, 29 Mei 2007 12:15 WIB
Jakarta - Dominasi investor asing di Bursa Efek Jakarta (BEJ) telah menyebabkan capital inflow atau arus modal asing yang masuk ke pasar modal saat ini cukup besar.Sebanyak 67 persen investor di pasar modal Indonesia adalah investor asing, karena itu dominasi investor asing pada pasar modal masih cukup besar. Hal ini dikatakan oleh Ketua Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam LK) Fuad Rahmany dalam seminar di acara Indonesia Investor Forum 2 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (29/5/2007)."Pasar modal kita di-drive investor asing, catatan KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia) 67 persen investor pasar modal adalah asing, pernah 72 persen, tapi kalau secara nominal mungkin 50-50, karena ada juga investor Indonesia yang tercatat sebagai asing," jelasnya."Capital inflow ini bagus sehingga capital chain bertambah dan akhirnya nilai tukar rupiah menguat dan stabil," ujarnya. Dia mengatakan bahwa pasar modal sebenarnya memiliki dampak yang cukup baik bagi sektor riil. "Jadi kurang pas kalau ada yang mengatakan pasar modal tidak berdampak terhadap sektor riil, karena capital inflow akan membuat stabilitas rupiah dan ini akan turut menciptakan kepastian usaha," ujarnya. Untuk menjaga agar capital inflow tersebut tidak menjadi capital outflow, menurut Fuad adalah dengan memberikan kepastian di negara ini. "Tugas Bapepam, KSEI, KPEI, BEJ dan BES sebagai SRO yang selalu memberikan informasi mengenai pasar modal kita sehingga ada kepastian kepada investor," ujarnya.
(dnl/ir)











































