Pajak Saham Naik 3x Lipat
Bursa Cina Langsung Merosot
Rabu, 30 Mei 2007 11:27 WIB
Beijing - Bursa saham Cina langsung merosot setelah pemerintah mengumumkan rencana kenaikan pajak materai surat berharga hingga 3 kali lipat. Namun diyakini dampak kenaikan pajak itu hanya sesaat.Pada perdagangan Rabu (30/5/2007), Shanghai Composite Index dibuka langsung merosot hingga 5,71 persen atau 247,52 poin ke level 4.087,41. Namun indeks Shanghai selanjutnya reboud, sehingga memperkecil penurunan jadi 3,31 persen dalam sesi perdagangan yang sangat bergejolak.Merosotnya bursa ini menyusul pengumuman dari Departemen Keuangan Cina yang akan menaikkan bea materai atas surat berharga hingga tiga kali lipat menjadi 0,3 persen. Padahal pada tahun 2005 lalu, pemerintah Cina telah menurunkan pajaknya dari 0,2 persen menjadi 0,1 persen untuk menggairahkan pasar saham Cina.Namun meningkatnya bursa saham Cina secara luar biasa akhir-akhir ini membuat semua kalangan khawatir bubble itu akan meledak. Mantan Gubernur Bank Sentral AS, Alan Greenspan pun telah memberikan peringatannya.Menurut pejabat yang dikuti Xinhua dan dilansir AFP, Rabu (30/5/2007), kenaikan pajak materai surat berharga itu diharapkan mampu menumbuhkan pasar modal yang lebih sehat. Menurut analis, kenaikan pajak itu hanya akan memberi dampak secara jangka pendek karena hanya ditujukan secara spesifik ke pasar saham, ketimbang kebijakan perekonomian secara keseluruhan."Jadi, ini hanya akan memberi dampak psikologis kepada para investor, dan dalam jangka pendek pasar akan melemah," ujar analis dari Shangzhenglian Securities, Shen Jun. "Secara jangka panjang, dengan melihat aliran modal masuk yang terus menerus serta kuatnya performa yuan, bullish saat ini belum akan berubah kecuali ada kebijakan yang kuat diterbitkan lagi," tambahnya. Kemerosotan di bursa Shanghai itu dipantau secara terus menerus oleh pelaku pasar di regional. Hal ini karena pasar sangat sensitif terhadap setiap perkembangan di Cina. Indeks Nikkei-225 bahkan turun 41 poin atau 0,23 persen ke level 17.631,56 pada sesi I. Demikian pula bursa saham Hang Seng dibuka langsung turun 126,63 poin ke level 20.342,96 poin. Sementara IHSG pada pukul 11.20 WIB merosot hingga 15 poin ke level 2.043.
(qom/hdi)










































