Bakrie Telecom akan Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

Bakrie Telecom akan Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

- detikFinance
Kamis, 31 Mei 2007 11:36 WIB
Jakarta - Perusahaan telekomunikasi, PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) berencana menerbitkan obligasi Rp 500 miliar pada triwulan III-2007. Dananya untuk memenuhi kebutuhan belanja modal (capex) perseroan tahun ini.Demikian diungkapkan oleh Direktur Keuangan BTEL, Jastiro Abi disela acara Indonesia Investor Forum 2 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis (31/5/2007)."Kebutuhan capex kita tahun ini adalah US$ 220 juta atau sekitar Rp 2 triliun," jelasnya. Kebutuhan dana itu, akan akan ditutupi Rp 500 miliar dari penerbitan obligasi dalam bentuk rupiah, US$ 70 juta dari vendor dan US$ 100 juta dari pinjaman sindikasi institusi finansial internasional dan sisanya dari internal kas.Dia mengatakan tenor atau jangka waktu penerbitan obligasi tersebut 5 tahun dengan aset perseroan sebagai jaminannya. "Kami sudah memilih underwriter yaitu Danatama," kata Jastiro. Dijelaskan, kebutuhan capex US$ 220 juta untuk memperluas ekspansi jaringan BTEL. "Tahun ini target pelanggan kita adalah 3,6 juta. Akhir tahun lalu sudah ada 1,550 juta," ujarnya.Perluasan jaringan BTEL dilakukan di 13 kota Sumatra dan Jawa. Sebanyak 3,1 juta jumlah pelanggan baru akan didapat dari daerah Jawa, Bali dan Banten. Sisanya dari 13 kota baru.Palapa RingJastiro juga mengatakan, BTEL akan mempersiapkan diri dalam konsorsium pembangunan jaringan serat optik Palapa Ring."Palapa Ring itu baru dijalankan tahun 2008 itu konsorsium ada empat operator dan tiga perusahaan. Estimasi awal US% 300 juta. Kita sepakat selama enam bulan kedepan akan menyelesaikan masalah ini berkaitan dengan investasinya, leading konsorsium, rute dan juga maintenance atau operasinya," tutur Jastiro.Ketujuh anggota konsorsium itu adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), PT Indosat Tbk, PT Excelcomindo Pratama Tbk, PT Bakrie Telecom Tbk, PT Infocom Elektrindo, PT Powertek Utama Internusa dan PT Macca System Infocom.Proyek yang ada di Indonesia Timur ini diharapkan rampung dan beroperasi pada 2013. Palapa Ring akan melintasi wilayah Papua, Maluku, Sulawesi dan Nusa Tenggara. (ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads