Regional Dongkrak IHSG
Kamis, 31 Mei 2007 16:20 WIB
Jakarta - Pasar saham dikawasan regional termasuk Bursa Efek Jakarta (BEJ) kembali bergemuruh setelah Rabu kemarin (30/5/2007) terimbas sentimen negatif anjloknya bursa saham Cina.Investor berburu saham-saham unggulan dan lapis dua dengan memanfaatkan hari terakhir perdagangan pekan ini. Pada Jumat besok (1/6/2007) BEJ libur nasional memperingati hari raya Waisak. Pada penutupan perdagangan saham Kamis (31/5/2007), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melompat 28,928 poin (1,41%) ke level 2.084,324.Kenaikan bursa Wall Street seperti S&P Index dan Dow Jones yang mencetak rekor baru, memberikan kepercayaan kepada pelaku pasar internasional untuk kembali berburu saham di pasar negara berkembang.Sentimen rendahnya inflasi Mei yang akan diumumkan Senin pekan depan dan kemungkinan turunnya BI Rate ikut mendompleng hawa segar di lantai bursa. Indeks LQ-45 naik 6,630 poin (1,55%) pada level 433,453 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 3,798 poin (1,11%) pada level 345,580.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 77.642 kali, dengan volume 9,717 miliar unit saham, senilai Rp 6,829 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 139 saham naik, 59 saham turun dan 49 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 700 menjadi Rp 10.250, Agis (TMPI) naik Rp 425 menjadi Rp 3.225, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 325 menjadi Rp 5.250, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 175 menjadi Rp 3.250, dan Bumi Resources (BUMI) naik Rp 50 menjadi Rp 1.750.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top looser antara lain, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 500 menjadi Rp 14.000, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 50 menjadi Rp 5.250 dan Truba Alam Manunggal Engineering (TRUB) turun Rp 40 menjadi Rp 1.290.
(ir/ir)











































