Sutikno Minta Direksi Baru PGN Tidak Sering ke Jakarta
Kamis, 31 Mei 2007 18:45 WIB
Jakarta - Dirut PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Sutikno meminta agar direksi baru tidak sering-sering ke Jakarta. Hal itu terkait mepetnya waktu penyelesaian proyek pipanisasi gas South Sulawesi-West Java (SSWJ).Hal tersebut ditegaskan Sutikno usai RUPS yang berlangsung di Hotel JW Marriot, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Kamis (31/5/2007). Dalam RUPS hari ini, ditetapkan Djoko Pramono tetap menjadi Direktur Umum. Susunan direksi PGN yang baru adalah Hendi Priyo Santoso sebagai Direktur Keuangan. Dua nama direktur baru lainnya yang masuk adalah Michael Baskoro dan Bambang Banyudoyo. Namun jabatan direktur apa, belum ditentukan menunggu penegasan dari komisaris. Terkait pergantian jajaran direksi, Sutikno mengaku PGN akan mengakselerasi proyek-proyeknya dengan penambahan jajaran direksi baru. Menurutnya, tidak ada program PGN yang berubah meski ada perubahan jajaran manajemen.Untuk jangka pendek, PGN akan mempercepat penyelesaian jaringan pipa SSWJ II dari Grissik-Pagardewa, Pelabuhan Maringgai-Muara Bekasi."Sebelum akhir Desember akan diselesaikan sehingga bisa menyalurkan gas ke Muara Bekasi. Akhir Juli ini, PGN juga akan menyelesaikan pipanisasi jalur Grissik sehingga bisa menyalurkan gas dari ConocoPhillips dengan tekanan 170-230 juta kaki kubik per hari," urainya.Sutikno mengaku, waktu penyelesaiannya cukup pendek. "Saya minta direksi baru untuk fokus menunggui operasionalnya. Saya minta seminggu sekali saja di Jakarta. Saya minta untuk menunggui proyek itu sampai selesai," pintanya.Untuk jangka menengah, PGN akan memfokuskan kebutuhan gas dengan membangun LNG Receiving Terminal di Jawa Timur dan mengkaji pembangunan Shuttle Storage Receiving Vessel (SSRV). Untuk LNG Receiving Terminal awalnya akan dibangun di Situbondo, Jatim. Tapi karena pipa Pertamina meledak akibat lumpur Lapindo, akhirnya diputuskan lokasinya antara Grissik dan Tuban."Lokasi itu dipilih mempertimbangkan pantai disana dalam dan harga tanah tidak terlalu mahal. Kami juga sudah ada pipa di Grissik. Tapi lokasi pastinya belum ditentukan," tandasnya.
(qom/qom)











































