3 Petinggi Indorama Diculik
Sabtu, 02 Jun 2007 15:48 WIB
Lagos - Tiga petinggi PT Indorama dan 4 anggota keluarganya yang diculik gerombolan bersenjata di kawasan kaya minyak Delta Nigeria. Ketujuh korban penculikan tersebut merupakan warga negara India. Informasi ini disampaikan oleh Deputi Kepala Kepolisian Rivers State, Nigeria, Bassey Inyang, sebagaimana dilansir AFP, Sabtu (2/6/2007). Namun hingga kini belum ada konfirmasi dari sumber-sumber diplomatik India dan dari Indorama tentang insiden tersebut.Dalam aksi penculikan 1 Juni 2007 itu, dua orang polisi yang berjaga di perumahan perusahaan di Port Harcourt, tewas. Belum ada satu pun pihak yang mengklaim bertanggung jawab pada penculikan tersebut.Seorang penduduk sekitar pabrik petrokimia Indorama menyatakan, warga lokal setempat marah pada Indorama karena memperkerjakan pekerja India dan membayarnya lebih tinggi dibandingkan pekerja Nigeria untuk jenis pekerjaan yang sama.Terkait penculikan tersebut, Indorama juga berupaya untuk menghubungi para penculik 3 petinggi perusahaan tersebut dan 4 anggota keluarganya di Nigeria.Jubir Indorama di Jakarta, VS Baldwa, menyatakan, Indorama belum memiliki informasi tentang para korban yang diculik di kompleks perumahan perusahaan di Delta Nigeria."Kami sedang menunggu detail peristiwa itu dari perwakilan perusahaan kami di Nigeria," kata Baldwa pada AFP, Sabtu (2/6/2007). Baldwa juga menjelaskan, para korban berkewarganegaraan India.Penculikan pada 7 orang ini merupakan insiden kedua dalam dua minggu ini. Pada 19 Mei lalu, tiga warga India juga diculik.Indorama merupakan pabrik petrokomia yang didirikan sejak tahun 1974. Secara global, Indorama juga membuka cabangnya disejumlah negara selain Indonesia yakni India, Srilanka, Thailand, Turki, Nigeria dan Yunani. Di Indonesia, Indorama memiliki pabrik yang berlokasi di Purwakarta. Sebesar 65 persen produk PT Indorama Syntetics Tbk ditujukan untuk ekspor.
(qom/qom)











































