Arwin Rasyid Punya Bekal Jadi Dirut Indosat

Arwin Rasyid Punya Bekal Jadi Dirut Indosat

- detikFinance
Selasa, 05 Jun 2007 11:22 WIB
Jakarta - Arwin Rasyid digadang-gadang menjadi calon kuat menduduki kursi direktur utama PT Indosat Tbk. Bekal pengalaman sebelumnya sebagai dirut Telkom menjadi nilai plus Arwin melenggang ke Indosat."Arwin punya bekal cukup karena sudah pernah di Telkom dan dilihat dari kinerja waktu di Telkom juga sukses," kata pengamat saham Edwin Sinaga ketika dihubungi detikFinance, Selasa (5/6/2007).Meski nama calon dirut Indosat ini masih bisa berubah hingga siang ini, namun posisi Arwin dikabarkan cukup kuat menjadi calon dari pemerintah yang digodok Kementerian BUMN.Arwin juga telah ikut dalam fit & proper test yang digelar Kementerian BUMN selain nama-nama dari kalangan internal Indosat. Arwin merupakan salah satu dari delapan calon yang dipanggil Menneg BUMN Sofyan A. Djalil. Tujuh calon lainnya adalah Fadzri Sentosa, Emil Sudarmo, Indar Atmanto, S. Auliana, Teguh Prasetya, Syakieb Sungkar, dan Guntur Siboro.Edwin melihat budaya kerja di Telkom dan Indosat berbeda, sehingga diharapkan Arwin tidak lagi kesandung masalah penolakan serikat pekerjanya.Sementara pengamat pasar modal Dandossi Matram mengatakan meskipun pemerintah memasukkan wakilnya ke kursi dirut, kontrol terhadap Indosat akan tetap dipegang oleh Temasek selaku pemegang saham mayoritas. Hal ini karena Indosat tidak lagi memiliki kultur BUMN mengingat kepemilikan saham terbesar bukan dipegang pemerintah lagi.Dengan kondisi tersebut kinerja Indosat akan bergantung pada sinergi direksi perwakilan dari pemerintah dan Temasek."Berbeda dengan BUMN dimana dirut memegang posisi strategis, di perusahaan non BUMN seperti Indosat keputusan strategis diambil oleh Collegial Board semacam voting di jajaran direksi," ujarnya.Menurutnya, hal itu bisa jadi menguntungkan buat Arwin Rasyid, yang sebelumnya terdepak dari Telkom karena bersilisih dengan direksi dari orang dalam. Karena dengan kultur berbeda di Indosat, asalkan Arwin bisa mengakomodasi keinginan Temasek dirinya bisa langgeng. RUPST Indosat yang digelar pukul 14.00 WIB hari ini dikabarkan akan mengganti seluruh direksi saat ini yang dari perwakilan lokal. Alasannya karena direksi yang ada sekarang masih terkait dengan proses divestasi saham Indosat tahun 2002. (ard/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads