Bank Artha Graha Proyeksikan Laba Rp 37,67 Miliar

Updated

Bank Artha Graha Proyeksikan Laba Rp 37,67 Miliar

- detikFinance
Jumat, 08 Jun 2007 18:43 WIB
Jakarta - PT Bank Artha Graha Internasional Tbk memproyeksikan dapat meraih lababersih sebesar Rp 37,67 miliar di tahun 2007.Proyeksi ini meningkat dibandingkan dengan pencapaian laba bersih perseroan di tahun 2006 yang jumlahnya sebesar Rp 30,78 miliar. Hal ini diungkapkan oleh Corporate Secretary perseroan Jimmy Lingga dalam laporan keterbukaannya kepada Bursa Efek Jakarta (8/6/2007).Proyeksi peningkatan laba bersih perseroan ini ditopang oleh peningkatan pendapatan bunga bersih perseroan di tahun 2007 yang meningkat menjadi Rp 430,01 miliar, jika dibandingkan pendapatan bunga bersih di tahun 2006 yang jumlahnya Rp 265,11 miliar.Sementara untuk kucuran kredit, Bank Artha Graha di 2007 menargetkankucuran kredit sebesar Rp 8,28 triliun. Angka itu meningkat dibandingkan dengan total kredit di tahun 2006 yang jumlahnya mencapai Rp 6,98 triliun. Untuk Dana Pihak Ketiga di tahun 2007 diperkirakan akan meningkat menjadi Rp 9,664 triliun dibandingkan dengan total DPK di tahun 2006 yang jumlahnya Rp 8,77 triliun.Untuk DPK Jimmy mengatakan bahwa ada beberapa tantangan yang akan dihadapi oleh perseroan di tahun ini, antara lain dalam struktur pendanaan."Struktur pendanaan jangka pendek masih dominan dan dalam bentuk deposito, untuk itu upaya yang akan ita lakukan adalah peningkatan sumber dana yang lebih murah," jelasnya.Sementara untuk loan to deposit ratio (LDR) di tahun 2007, perseroan memproyeksikan peningkatan LDR menjadi 85,74 persen jika dibandingkan dengan LDR di tahun 2006 yang sebesar 79,52 persen. Perseroan di tahun 2007 juga berusaha untuk menurunkan tingkat kredit bermasalah (NPL) menjadi 2,24 persen, sementara hingga Desember 2006 tingkat NPL mencapai 4,85 persen."Di tahun ini kita akan memperluas ekspansi kredit kita secara selektif serta memperbaiki NPL dengan cara pemantauan secara ketat dan aktif dalam penagihan serta penyelesaian kredit-kredit bermasalah," jelasnya.Perbaikan NPL juga dilakukan dengan pemeliharaan kredit dengan baik terutama untuk kredit-kredit lancar dan yang terakhir adalah pemberian/ekspansi kredit baru secara selektif.Di tahun 2007 perseroan juga memperoyeksikan peningkatan ekuitas menjadi Rp 684,74 miliar, sampai Desember 2006 total ekuitas perseroan mencapai Rp 551,16 miliar. Sehingga rasio kecukupan modal (CAR) perseroan di 2007 ditergetkan akan mencapai 12,13 persen, jika dibandingkan CAR di 2006 yang sebesar 11,38 persen.Jimmy menyampaikan bahwa di tahun 2007 perseroan membutuhkan peningkatan modal yang antara lain untuk kebutuhan Arsitektur Perbankan Indonesia(API). "Upaya yang dilakukan antara lain adalah secara organik seperti akumulasi laba tahun berjalan dan secara non organik seperti Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue," ungkapnya..Perseroan pada 11 Mei telah menyelesaikan penjatahan untuk rights issue keduanya. (dnl/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads