Rupiah Ambruk Tembus 9.000/US$
Jumat, 08 Jun 2007 19:02 WIB
Jakarta -
Kenaikan imbal hasil obligasi Amerika Serikat mengantisipasi tingkat kenaikan tingkat inflasi global membuat rupiah ambruk menembus level psikologis Rp 9000 per dolar. Penguatan BI Rate kemarin juga tidak mampu membendung penurunan rupiah.Pada penutupan perdagangan Jumat (8/6/2007) pukul 17.00 WIB, rupiah ditutup di level 9.080 atau turun 195 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp 8.885 per dolar AS."Pelemahan rupiah ini dipicu oleh penguatan dolar AS secara global karena adanya peningkatan imbal hasil (yield) obligasi AS yang mencapai titik tertinggi sejak 10 tahun lalu," ujar analis pasar uang Toni Mariano.Toni juga melihat penurunan rupiah diakibatkan oleh aksi profit taking yang dilakukan pelaku pasar.Meskipun Toni menganggap pelemahan rupiah akan terjadi temporer, namun pelemahan ini mengindikasikan penguatan rupiah yang terjadi selama ini tidak didukung faktor fundamental yang kuat, sehingga mudah diombang-ambingkan pasar.
(ard/qom)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































