BI: Rupiah Masih Menarik
Senin, 18 Jun 2007 13:29 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) melihat rupiah masih sangat atraktif dan menarik untuk dijadikan investasi karena tingkat imbal hasil (yield) yang lebih tinggi dibanding mata uang negara lain.Demikian diungkapkan Deputi Gubernur BI Miranda S Goeltom, ketika ditanya apakah rupiah masih atraktif menarik capital inflow, disela acara Malaysia-Indonesia Investment & Finance Summit yang diadakan di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Senin (18/6/2007)."Kalau anda perhatikan, inflasi Indonesia membaik trennya, sementara suku bunga ada di 8,5 persen. Jadi dengan kata lain inflasi itu menggambarkan dari suatu ekonomi dan juga menjadi indikasi dari ekspektasi orang mengenai perekonomian di Indonesia," tutur Miranda.Dengan memperhatikan hal tadi, menurut Miranda rupiah masih menjadi mata uang yang menarik bagi investor."Apalagi sekarang ada ekspektasi bahwa bank sentral (BI) akan menurunkan suku bunga. Dan kalau ada kemungkinan kedepan suku bunga turun maka orang akan masuk ke rupiah," katanya.
(ir/qom)











































