BI: Penguatan Rupiah Normal

BI: Penguatan Rupiah Normal

- detikFinance
Selasa, 19 Jun 2007 12:28 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) menilai penguatan rupiah yang kembali terjadi masihnormal-normal saja. Penguatan rupiah terjadi karena mata uang regional jugamengalami penguatan dibanding dolar AS.Hal tersebut disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aslim Tadjuddin usai Sukuk Workshop di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (19/6/2007)."Jelas kita melihat, bahwa rupiah ini normal, cenderung menguat dan stabil. Sekali lagi BI tidak menargetkan level tertentu, kalau levelnya itu let the market, biar pasar yang menentukan," ujarnya.Namun dia menekankan, BI bia perlu akan melakukan intervensi. "We are going to do something if necessary, tapi saya lihat sekarang itu sangatnormal," ujarnya.Faktor eksternal yang mempengaruhi rupiah adalah hilangnya ekspektasi pasar bahwa the Fed akan kembali menaikkan suku bunganya."Persepsi dari investor yang akan menaikkan Fed Fund sudah hilang lagi, dengan keluarnya data inflasi AS yang jauh lebih rendah dari perkiraan pasar," ujarnya.Dengan tidak adanya ekspektasi pasar mengenai kenaikan the Fed maka memunculkan yang namanya carry trade."Dari mata uang yen, pergi lagi ke mata uang yang return-nya tinggimisalnya peso, Australian dolar," ujarnya. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads