IHSG Bermain Sentimen

IHSG Bermain Sentimen

- detikFinance
Rabu, 20 Jun 2007 08:21 WIB
Jakarta - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih mengandalkan sentimen dari bursa regional dan global ketimbang faktor fundamental dari dalam negeri.Akibatnya IHSG terus mencetak rekor baru meski tidak ada insentif yang signifikan dari dalam negeri yang menggebrak lantai bursa.Pada perdagangan saham Rabu (20/6/2007), IHSG diprediksi masih punya peluang menguat jika investor tidak terlalu buru-buru melakukan aksi ambil untung.Faktor harga minyak dunia yang tembus US$ 72 per barel untuk jenis brent dan US$ 69 per barel untuk jenis light akan jadi fokus perhatian pelaku pasar.Kenaikan harga minyak memang memberikan berkah buat emiten tambang, tapi meningkatkan biaya produksi untuk emiten manufaktur. Pada penutupan perdagangan saham Selasa kemarin (19/6/2007), IHSG naik 15,693 poin (0,74%) ke rekor baru 2.142,186.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.BNI SecuritiesIHSG mendekati resistance intraday di 2.043 sehingga berpeluang koreksi dengan support di 2.130 terutama karena harga minyak dunia berpeluang menguat menguji resistance US$ 71 per barrel dan DJIA yang cenderung melemah. Namun tren IHSG masih naik dengan resistance setelah 2.043 ada di 2.157.Optima InvestamaWalaupun lebih banyak didorong saham second liner indeks masih terus menguat. Kenaikan harga minyak dunia memberikan sentimen kuat kepada BUMI dan PTBA demikian juga beberapa saham perkebunan. Jika faktor global dan regional mendukung indeks pada hari ini diperkirakan break 2.150 dengan kisaran 2.125-2.155 dengan saham pilihan BUMI, UNSP, BMTR dan PTBA. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads