11 Tahun Mejeng di BEJ, Surya Semesta Tak Pernah Bagi Dividen
Rabu, 20 Jun 2007 15:20 WIB
Jakarta - Investor yang memiliki saham PT Surya Semesta Internusa Tbk belum pernah merasakan dividen perusahaan properti. Setumpuk alasan membuat perusahaan tidak pernah tebar dividen.PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) tercatat sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Jakarta (BEJ) sejak Maret 1997.Dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) hari ini, perseroan kembali tidak membagikan dividen atas laba bersih tahun 2006. Sehingga sudah 10 kali perseroan tidak membagikan dividen sejak listing perdana."Saat ini kami masih melakukan ekspansi. Dari go public tahun 1997 kami belum bisa membagikan dividen karena berbagai alasan," kata Dirut PT Surya Semesta Internusa Tbk, Johannes Suryadjaja dalam paparan publik usai RUPST di Hotel Gran Melia, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (20/6/2007).Dalam kurun waktu 2002-2006 perseroan dua kali mengalami rugi yakni tahun 2003 dan 2004 masing-masing Rp 10 miliar dan Rp 85 miliar. Tahun 2002 perseroan membukukan laba bersih Rp 64 miliar, tahun 2005 sebesar Rp 72 miliar dan tahun 2006 sebesar Rp 22 miliar.Johannes mengatakan penurunan laba bersih dari tahun 2005 ke 2006 disebabkan karena dampak dari kenaikan harga BBM tahun 2005 yang masih terasa hingga semester I-2006.Untuk tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal (capex) sebesar Rp 210 miliar. Sebagian besar capex akan digunakan untuk proyek Banyan Tree Ungasan Resort di Bali "Kita sudah mendapatkan standby loan dari asing untuk pembanguanan resor Banyan sekitar US$ 17 juta, sisanya akan berasal dari internal cashflow," kata Johannes. Tahun ini perseroan memprediksi pendapatan tumbuh 11 persen dari kontribusi sektor konstruksi. Sampai Mei 2007 perseroan telah memperoleh order konstruksi senilai Rp 1,1 triliun"Laba tahun ini pertumbuhannya akan signifikan karena growth dari konstruksi," katanya.
(ir/qom)











































