Pemegang Saham Tolak Rasio Stock Split Agis
Rabu, 20 Jun 2007 17:05 WIB
Jakarta - Pemegang saham perusahaan distribusi elektronik, PT Agis Tbk (TMPI) menolak usulan rasio pemecahan nilai nominal saham (stock split) dari manajemen sebesar 1 banding 2 (1:2). Pemegang saham meminta stock split dilakukan dengan rasio 1:4 Demikian disampaikan Dirut PT Agis Tbk, Jhonny Kesuma dalam jumpa pers usai RUPS Agis, di Menara Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (20/6/2006)."Usulan stock split dari manajemen 1:2 kurang disambut baik oleh pemegang saham. Pemegang saham meminta stock split dilakukan 1 banding 4 (1:4)," kata Jhonny.Dengan begitu menurut Jhonny, manajemen Agis akan mengkaji kembali rasio stock split mengikuti kehendak pemegang saham dengan rasio 1 banding 4.Manajemen akan kembali menggelar RUPS untuk meminta persetujuan stock split pada akhir Agustus atau awal September mendatang.Menurut Jhonny, stock split yang diusulkan manajemen 1:2 berdasarkan penilaian manajemen karena sahamnya di pasar cukup likuid. Sehingga rasio itu diharapkan bisa diterima oleh pemegang saham.Penundaan stock split ini lanjut Jhonny tidak akan menghambat aksi korporasi Agis lainnya. "Tidak menghambat nanti bisa dilakukan bersamaan," katanya. RUPS juga menyetujui untuk tidak membagikan dividen atas laba bersih tahun 2006 yang sebesar Rp 10,744 miliar. Laba itu akan digunakan untuk menguatkan modal terkait rencana aksi korporasi seperti akuisisi.
(ir/qom)











































