STT: Tidak Ada Alasan Jual Saham Indosat

STT: Tidak Ada Alasan Jual Saham Indosat

- detikFinance
Kamis, 21 Jun 2007 11:13 WIB
Singapura - Singapore Technologies Telemedia (STT) memastikan tidak akan keluar dari Indonesia. STT masih yakin dengan pasar seluler di Indonesia dengan bendera PT Indosat Tbk.Hal tersebut disampaikan Kuan Kwee Jee, Senior Vice President Strategic Relations and Communications STT di kantornya, lantai 9 StarHub Centre, 51 Cuppage Road, Singapura, Rabu (20/6/2007), seperti dilaporkan wartawan detikFinance Dadan Kuswaraharja yang ikut dalam rombongan Indosat. Menurutnya pihak yang selama ini menginginkan STT melepas Indosat sudah salah kaprah soal perjanjian lock up period. Yakni perjanjian yang menyebutkan STT tidak boleh menjual saham Indosat selama 3 tahun."Orang berasumsi jika masa lock up period itu sudah selesai, maka STT harus keluar. Tidak, kami berinvestasi di Indosat untuk jangka panjang. Selama 3 tahun kami bekerja sama dengan Indosat, kami yakin Indosat punya potensi, oleh karena itu tidak ada alasan kami untuk menjual saham Indosat," ujar Kwee Jee.Menurutnya, ketika STT memutuskan untuk mengambil Indosat pada tahun 2002, bukan hanyabertujuan untuk equity investment. Tapi STT ingin Indosat menjadi mitra dalam pasar global di bidang informasi telekomunikasi.Di Singapura, STT merupakan salah satu pemain terkemuka dalam industri jasa telekomunikasi dan informasi dengan kompetensi khusus pada layanan telepon dan internet protocol (IP) global.STT adalah pemilik mayoritas dari StarHub yang notabene merupakan perusahaan terbesar kedua setelah SingTel. STT juga pemegang mayoritas dari Global Crossing, pemilik dan operator dari jaringan berbasis IP global yang menghubungkan lebih dari 300 kota di 28 negara. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads