Bapepam Khawatir Harga Saham BEJ Kemahalan
Kamis, 21 Jun 2007 13:20 WIB
Jakarta - Kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang meroket belakangan ini mulai bikin Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam LK) deg-degan. IHSG yang sejak awal tahun telah naik sekitar 17 persen dinilai sudah kemahalan (over price). Padahal jumlah emiten di Bursa Efek Jakarta (BEJ) tidak bertambah signifikan."Indeks tumbuh lebih cepat dibanding emiten barunya. Terlalu banyak demand sehingga harganya naik cepat, jadi dikhawatirkan over price. Pemerintah mengusahakan segiat mungkin emiten-emiten baru," kata Kepala Bapepam Fuad Rahmany.Hal itu diungkapkan Fuad disela-sela acara review capital market mid year di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (21/6/2007).IHSG pada penutupan 20 Juni 2007 ada di rekor tertingginya 2.161,074. Sedangkan pada penutupan awal tahun 2 Januari 2007 ada di posisi 1.836,520 sehingga IHSG hingga saat ini telah naik 17,67 persen.Sementara pengamat Ekonomi Anton Gunawan melihat masa kritis IHSG ada di bulan Juli, karena investor akan merespons keluarnya laporan keuangan emiten tengah tahun.Saat itu, kata Anton, indeks akan terkoreksi cukup dalam jika kinerja laporan keuangan emiten tidak sesuai ekspektasi.
(ir/qom)











































