Kerusakan Pabrik FeNI III Tak Pengaruhi Produksi Antam
Jumat, 22 Jun 2007 14:38 WIB
Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) memastikan kerusakan pabrik FeNI III tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi perseroan yang tahun ini ditargetkan 20 ribu ton nikel.Pabrik FeNI III Antam yang baru beroperasi sekitar 5 bulan mengalami kerusakan berupa kebocoran pada dinding tanur (alat pembakaran)."Produksi memang beda dikit, jadi memang tidak terganggulah," kata Dirut Antam, D Aditya Sumanegara, di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (22/6/2007).Aditya mengaku saat ini pabrik FeNI III sedang mengalami perbaikan yang memakan waktu maksimal 3 minggu. "Tapi dalam 10 hari sudah selesai kok," tukasnya.Kerusakan pabrik FeNI III Antam ini akan ditanggung Asuransi. "Kita sudah punya asuransi kok, biaya ditanggung asuransi, mereka sedang evalauasi," katanya. "Biayanya hanya sedikit itu minor kok, tapi harus dilaporkan saja, jadi biayanya kecil hanya ada kabel saja yang rusak," tambah Aditya.Sebelumnya Antam juga terpaksa menutup dan menunda operasi komersial FeNI III akibat kebocoran metal top hole yang terjadi 1 Juni 2006. Kejadian itu menyebabkan pabrik FeNi III harus ditutup guna perbaikan selama kurang lebih tiga bulan.Proyek FeNI III senilai US$ 320 juta memulai operasi komersialnya 29 Januari 2007. Sampai Mei 2007, Antam telah memproduksi 7.510 ton nikel.
(ir/qom)











































