IHSG Cuma Naik 1 Poin
Selasa, 26 Jun 2007 16:17 WIB
Jakarta - Pasar saham hanya bisa naik tipis di tengah tekanan aksi ambil untung yang merajalela. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) benar-benar kekurangan insentif.Pada penutupan perdagangan saham Selasa (26/6/2007), IHSG cuma naik 1,339 poin (0,06%) pada level 2.153,542.Investor asing enggan melakukan pembelian saham karena memilih bersikap wait and see menunggu hasil rapat The Fed pada 27-28 Juni. Rapat The Fed akan memutuskan kebijakan suku bunga The Fed saat ini yang sebesar 5,25 persen. Sementara lelang Surat Perbendaharaan Negara (SPN) juga mulai sepi peminat dan tidak memberikan dampak apapun ke pasar saham. Pemerintah hanya menyerap SPN Rp 1,9 triliun dari target Rp 2 triliun. Indeks LQ-45 turun 0,058 poin (0,01%) pada level 446,006 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,012 poin (0,28%) pada level 360,840.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 50.187 kali, dengan volume 4,009 miliar unit saham, senilai Rp 4,230 triliun. Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 98 saham naik, 100 saham turun dan 60 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top looser antara lain, International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 1.000 menjadi Rp 58.000, Astra Internasional (ASII) naik Rp 350 menjadi Rp 17.100, Barito Pacific Timber (BRPT) naik Rp 210 menjadi Rp 1.770, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 150 menjadi Rp 10.100 dan Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 9.750. Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 250 menjadi Rp 6.600, TMPI (Agis) turun Rp 175 menjadi Rp 3.075 dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 25 menjadi Rp 2.175.
(ir/ir)











































