Harga Saham Rights Issue BNI Rp 2.025
Kamis, 28 Jun 2007 11:32 WIB
Jakarta -
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) akan melaksanakan penawaran umum saham terbatas (rights issue) dengan harga Rp 2.025 per saham. BNI akan menerbitkan menerbitkan 1,992 miliar lembar saham baru, sehingga total dana yang diraih sebesar Rp 4,03 triliun.Demikian disampaikan dalam prospektus ringkas perseroan yang dipublikasikan, Kamis (28/5/2007).Rights issue tersebut akan dilakukan dengan rasio 20:3, dimana setiap pemegang 20 saham lama yang tercatat per tanggal 9 Agustus 2007 berhak membeli 3 saham baru.Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya akan mengalami dilusi persentase kepemilikan saham sebesar maksimum 13,04 persen.Dalam rights issue ini pemerintah paling banyak membeli karena kepemilikan sahamnya di BNI mencapai 99 persen. Rencana rights issue ini akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB BNI tanggal 30 Juli 2007. Saham rights issue Pemerintah Dijual Lagi Dalam rights issue ini pemerintah akan melaksanakan haknya sebanyak 1,974 miliar (99,11%). Saham rights issue tersebut akan langsung dijual pemerintah kepada investor.Pemerintah juga akan melepas 1,5 miliar saham dalam rangka divestasi lanjutan secondary offering dengan harga Rp 2.025 per saham dengan opsi tambahan saham sebanyak 473,895 juta saham.Sehingga setelah pelaksanaan rights issue dan secondary offering ini rampung persentase saham pemerintah akan terdilusi dari 99,11 persen menjadi 76,36 persen. Sementara saham publik akan bertambah dari 0,89 persen menjadi 26,74 persen.PT Bahana Securities akan bertindak sebagai pembeli siaga untuk porsi saham non pemerintah atas sisa saham sebanyak-banyaknya 17,689 juta saham.
(ard/ir)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
