IHSG Ditinggal Bursa Regional
Kamis, 28 Jun 2007 16:22 WIB
Jakarta - Saat bursa Wall Street dan regional menguat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun sendirian. Ada sentimen negatif yang menggelayut di bursa.Investor ritel yang biasanya meramaikan pasar, kini memilih keluar karena kasus saham Agis yang kembali menghebohkan lantai bursa. Saham Agis pada perdagangan Rabu kemarin (27/6/2007) anjlok 24,39 persen dari Rp 3.075 per saham menjadi Rp 2.325 per saham. BEJ pun mensupensi transaksi saham perusahaan elektronik ini. Bukan itu saja, ratusan miliar dana investor yang melakukan transaksi saham Agis terpaksa gagal bayar. Pihak Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) menunda pembayaran transaksi saham selama dua minggu.Pada penutupan perdagangan saham Kamis (28/6/2007), IHSG turun 12,487 poin (0,59%) ke level 2.112,851."Kasus saham Agis berpengaruh ke saham lapis dua dan tiga. Memang sudah overspeculative, jadi kemungkinan saham lapis dua dan tiga akan turun beberapa hari kedepan," kata pengamat pasar saham Edwin Sinaga.Sebenarnya pada pembukaan perdagangan saham Kamis pagi, IHSG sudah rebound mengikuti bursa regional. Ini karena ada sinyal The Fed yang akan mempertahankan suku bunga AS 5,25 persen. Indeks LQ-45 turun 2,633 poin (0,6%) pada level 437,767 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 2,181 poin (0,61%) pada level 353,663.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 33.648 kali, dengan volume 2,990 miliar unit saham, senilai Rp 2,821 triliun. Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 53 saham naik, 127 saham turun dan 57 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top looser antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 100 menjadi Rp 9.550, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 9.700, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 50 menjadi Rp 6.350, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 50 menjadi Rp 5.300 dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 25 menjadi Rp 2.150.Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 800 menjadi Rp 48.800, Global Mediacom (BMTR) naik Rp 10 menjadi Rp 1.090 dan Truba Alam Manunggal Engineering (TRUB) naik Rp 10 menjadi Rp 1.440.
(ir/qom)











































