Investor Saham Minggir Dulu
Jumat, 29 Jun 2007 09:20 WIB
Jakarta - Meski The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di level 5,25 persen seperti dugaan pelaku pasar, namun investor memilih untuk tidak buru-buru masuk pasar saham.Pada perdagangan saham akhir pekan Jumat (29/6/2007), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih sulit bergerak cepat karena Bursa Efek Jakarta (BEJ) sedang diselimuti sentimen negatif gagal bayar saham PT Agis Tbk.Walaupun saham Agis bukan saham berkapitalisasi besar, namun banyaknya broker yang terlibat gagar bayar, akan membuat pialang menahan diri masuk pasar. Selain itu secara psikologis juga akan berdampak ke investor ritel. Investor juga memilih untuk konsolidasi sambil menunggu hasil pengumuman inflasi Juni pada pekan depan.Pada penutupan perdagangan saham Kamis kemarin (28/6/2007), IHSG turun 12,487 poin (0,59%) ke level 2.112,851.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas. Bhakti SecuritiesAksi profit taking lanjutan kembali melanda indeks sehingga indeks pada perdagangan kemarin sempat terkoreksi 36 poin menjadi 2.088 sebelum akhirnya teknikal rebound saham ASII, INCO dan SMGR menaikkan indeks dan menutupnya negatif 12 poin. Potensi teknikal rebound indeks setelah melemah hampir 2 persen dalam dua hari terakhir sangat terbuka walaupun hal ini masih harus menunggu arah suku bunga The Fed. Kisaran indeks 2.090-2.135. Optima InvestamaPasar hari ini akan mengikuti peryataan atau keputusan The Fed apakah akanmenurunkan suku bunga, hold atau menaikkan suku bunga. Bila keputusannya memberikan signal hold/i> atau turun, pasar akan rebound namun bila justru menaikkan suku bunga penurunan lebih dalam akan terjadi. Indeks hari ini diperkirakan bergerak dikisaran 2.080-2.130 dengan saham pilihan BUMI, BMTR, SMGR dan TLKM.
(ir/ir)











































