Indosat Sediakan US$ 220 Juta untuk Satelit Palapa D

Indosat Sediakan US$ 220 Juta untuk Satelit Palapa D

- detikFinance
Jumat, 29 Jun 2007 16:03 WIB
Jakarta - PT Indosat Tbk harus menyediakan dana US$ 220 juta untuk peluncuran satelit Palapa D. Satelit tersebut dipesan dari Thales Alenia Space France dari Prancis."Nilai investasinya berkisar US$ 200-300 juta, tapi angka pastinya belum bisa disebut," kata Olivier Badard, Vice President Senior Business Unit Telecom, Thales Alenia Space France.Hal itu diungkapkan Olivier disela-sela acara penandatangan kerjasama PT Indosat Tbk dan Thales Alenia Space France, di Gedung Indosat, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (29/6/2007).Sementara Dirut Indosat Johnny Swandi Sjam mengatakan, peluncuran satelit ini berbiaya US$ 220 juta. "Anggaran untuk satelit ini bagian dari capex tahun ini. Pembayarannya bertahap. Sampai 2009 kita harapkan itu sudah selesai," kata Johnny. Satelit Palapa D akan menggantikan Palapa C2 yang akan habis masa orbitnya pertengahan 2010. Satelit Palapa D akan diluncurkan triwulan ketiga 2009."Pemilihan Thales Alenia Space sebagai mitra sudah diproses sejak tahun lalu. Satelit Palapa D mengangkut 42 transponder, yang terdiri dari 24 standar C-Band, 11 C-Band Transponder, 5 Ku-Band Transponder. Jangkauannya seluruh Indonesia, negara ASEAN, Asia, Timur Tengah dan Australia," tutur Johnny.Peluncuran satelit ini, kata Johnny, adalah sebagai back bone (jaringan tulang punggung) telekomunikasi baik untuk seluruh data maupun multimedia.Masa orbit Satelit Palapa D selama 17,5 tahun. Sebesar 80 persen layanan satelit ini akan digunakan untuk lokal dan 20 persen untuk asing yang menjangkau wilayah Asia hingga Afrika.Satelit Palapa D akan berada di orbit 113 derajat Bujur Timur (BT) menggantikan posisi Palapa C2 yang nantinya pindah ke orbit 150,5 derajat BT. Namun orbit 150,5 derajat BT saat ini belum bisa dipakai karena statusnya sudah hilang dan sedang diupayakan Ditjen Postel untuk dapat dipakai lagi.Kerjasama kontrak dengan Thales Alenia Space ini meliputi pengadaan satelit, peluncuran satelit, asuransi peluncuran, peningkatan kapabilitas atau kemampuan stasiun pengendali satelit serta pelatihan bagi Indosat. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads