Nilai Tukar Rupiah Menguat 1,5%
Kamis, 05 Jul 2007 13:55 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus menguat. Penguatan rupiah ditopang oleh perkembangan positif faktor fundamental seperti tercermin dalam membaiknya kinerja NPI (Neraca Pembayaran Indonesia). Hal tersebut disampaikan Gubernur Bank Indonesia (BI) Burhanuddin Abdullah dalam jumpa pers di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (5/7/2007)."Pada akhir Juni 2007, nilai tukar rupiah secara rata-rata mencapai Rp 8.968 per US$ atau terapresiasi 1,5 persen dari triwulan sebelumnya yang mencapai Rp 9.102 per US$," ujarnya.Penguatan rupiah juga dipengaruhi faktor imbal hasil yang masih menarik, serta faktor risiko yang terjaga. Burhanuddin yakin penguatan nilai tukar rupiah terus berlanjut dalam triwulan II-2007. Proyeksi sementara Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan II-2007 mencatat surplus sebesar US$ 3,7 miliar atau lebih tinggi dari perkiraan awal US$ 1,1 miliar. "Dengan realisasi NPI yang lebih baik dari perkiraan tersebut, pada akhir Juni 2007 posisi cadangan devisa mencapai US$ 51 miliar atau setara dengan 5,2 bulan impor dan pembayaran luar negeri pemerintah," jelasnya.
(dnl/ddn)











































