Profit Taking Mengintai BEJ
Jumat, 06 Jul 2007 08:09 WIB
Jakarta - Pelaku pasar saham mulai mewaspadai terjadinya pembalikan arah alias aksi ambil untung setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) perkasa di rekor baru.Bursa regional dan global yang melemah bisa memicu IHSG pindah ke teritori negatif. Meski demikian sebagian pelaku pasar meyakini IHSG masih punya peluru untuk menguat lagi.Sentimen penurunan BI Rate sebesar 0,25 persen menjadi 8,25 persen diprediksi masih akan mewarnai perdagangan saham akhir pekan Jumat (6/7/2007).Pada penutupan perdagangan saham Kamis kemarin (5/7/2007), IHSG melonjak 24,826 poin (1,13%) ke rekor baru 2.220,931.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.Bhakti SecuritiesWalaupun indeks telah mengantisipasi penurunan BI Rate 25 bps, namun masih menguatnya posisi sejumlah saham-saham unggulan pada perdagangan kemarin mengakibatkan indeks berhasil menembus level psikologis di 2.200 bahkan menutupnya di 2.220. Indeks pada perdagangan hari ini kami perkirakan akan bergerak variatif dengan kecenderungan menguat. Kisaran indeks 2.190-2.240.Optima InvestamaIndeks akhirnya menembus 2.200 dengan mudah. Aksi big sale PGAS tampak mereda bahkan terlihat mengalami rebound. TLKM masih menjadi katalis indeks disamping saham pertambangan dan adanya penurunan BI Rate menjadi pendorong tambahan khususnya saham perbankan. Indeks diperkirakan masih akan menguat disertai beberapa saham berpotensiprofit taking dengan kisaran 2.200-2.230 dengan saham pilihan BUMI, ANTM, ELTY, dan BMRI.
(ir/ir)










































