Rekor IHSG Tak Tergoyahkan
Jumat, 06 Jul 2007 16:18 WIB
Jakarta - Perburuan saham blue chips yang terus berlanjut membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengukir rekor terbaiknya.Pada penutupan perdagangan saham akhir pekan Jumat (6/7/2007), IHSG naik 6,120 poin (0,28%) ke level tertingginya 2.227,051.Investor masih menggunakan sentimen penurunan BI Rate 0,25 persen menjadi 8,25 persen dalam melakukan pembelian selektif saham-saham berkapitalisasi besar ini.Turunnya suku bunga diharapkan bisa meningkatkan daya beli masyarakat untuk membeli barang maupun otomotif sehingga saham seperti Astra ikut melejit tajam. Indeks LQ-45 naik 0,763 poin (0,17%) pada level 462,206 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,844 poin (0,5%) pada level 373,304.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 51.396 kali, dengan volume 5,752 miliar unit saham, senilai Rp 4,291 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 123 saham naik, 72 saham turun dan 65 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.000 menjadi Rp 18.000, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 700 menjadi Rp 13.600, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 125 menjadi Rp 2.625, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 100 menjadi Rp 8.900 dan Indofood Sukses Makmur (INDF) naik Rp 75 menjadi Rp 2.200.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 10.400, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 50 menjadi Rp 5.700 dan Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 25 menjadi Rp 3.225.
(ir/ir)











































