Perdana Karya Genjot Pendapatan 50%
Rabu, 11 Jul 2007 10:57 WIB
Jakarta - Perusahaan tambang batubara, PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) menargetkan peningkatan pendapatan usaha tahun ini sebesar 50 persen tahun 2007 menjadi Rp 330 miliar dibanding pendapatan tahun 2006 sebesar Rp 200 miliar."Peningkatan pendapatan itu seiring meningkatnya kontribusi pendapatan dari batubara. Kami juga meningkatkan pendapatan dari jasa migas dan land clearing," kata Presiden Direktur Perdana Karya Perkasa, Soerjadi Soedarsono dalam konferensi pers di Gedung BEJ, Rabu (11/7/2007).Menurutnya tahun ini kontribusi pendapatan dari penjualan batubara akan meningkat dari 20-30 persen tahun lalu menjadi 50 persen tahun ini. Peningkatan itu seiring rencana akuisisi dan pengembangan tambang baru yang akan dilakukan tahun ini."Memang ada beberapa perusahaan tambang yang akan kami akuisisi, dalam waktu dekat salah satunya adalah PT Dalah," kata Soerjadi tanpa merinci.Direktur Keuangan Perdana Karya Perkasa, Soeroso juga mengatakan bisnis jasa migas dan land clearing tahun ini diperkirakan juga makin prospektif. Hal tersebut sejalan dengan banyaknya perusahaan migas dan perkebunan yang sedang giat melakukan ekspansi terkait tingginya harga komoditas migas dan CPO.Soeroso juga memastikan penurunan perolehan dana dari IPO dari semula Rp 80 miliar menjadi Rp 50 miliar tidak akan mengganggu rencana ekspansi dan belanja modal perseroan. Tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal Rp 150 miliar untuk pembelian alat dan pengembangan tambang.Menurutnya, tahun ini pembayaran utang dari konsumen perseroan cukup lancar, perseroan juga mendapat fasilitas kredit dari beberapa lembaga pembiayaan dan bank."Besok kami akan menandatangani fasilitas US$ 3,5 juta dari Komatsu Astra untuk pembelin peralatan, kami juga tengah melakukan negosiasi dengan beberapa bank seperti BCA. Total pendanaan dari perbankan tahun ini sekitar US$ 7,5 juta," ujarnya.
(ard/ir)











































