Daewoo Beli 19% Saham eTrading
Kamis, 12 Jul 2007 13:58 WIB
Jakarta - Raksasa sekuritas Korea Selatan Daewoo Securities Company Limited mengambil alih kepemilikan 19,9 persen saham PT eTrading Securities senilai Rp 14,9 miliar.Dengan masuknya Daewoo, PT eTrading Securities akan melebarkan bisnis ke bidang corporate finance dan investment banking di Indonesia.Daewoo juga sudah menyiapkan dana investasi sebesar US$ 2,5 miliar untuk mendukung kegiatan bisnisnya di Indonesia antara lain menjadi penjamin emisi.Penandatanganan kerjasama tersebut dilaksanakan di Hotel Grand Hyatt, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (12/7/2007)."Saat ini persetujuan untuk menjadi penjamin emisi dari Bapepam-LK masih dalam proses. Setelah didapat mungkin tidak untuk menjadi penjamin emisi obligasi, tapi untuk corporate financing, kita akan melihat proyek-proyek Indonesia yang menguntungkan," ujar General Manager PT eTrading Securities Arisandhi.Sambil menunggu persetujuan Bapepam, PT eTrading Securities juga sudah menjajaki perusahan yang membutuhkan dana untuk pembiyaan. Saat ini sudah ada 4 proyek yang dijajaki."Belum bisa diumumkan proyek mana saja, kami tidak berfokus pada proyek tertentu tapi dilihat mana yang menguntungkan bisa pertambangan bisa perkebunan," ujar Arisandhi.Dari sisi transaksi nilai PT eTrading Securities merupakan 30 besar sekuritas yang nilai transaksi hariannya paling besar di Bursa Efek Jakarta (BEJ), sementara dari sisi frekuensi kelima terbesar di BEJ.Kepala Biro Transaksi Lembaga Efek Bapepam-LK Arif Baharudin mengatakan Bapepam mengundang perusahaan Korea untuk masuk ke bursa, baik melalui penerbitan saham maupun obligasi. "Diharapkan ke depan banyak perusahan korea yang masuk bursa dengan mencatatkan saham dan menerbitkan obligasi. Kondisi pasar indonesia saat ini demandnya cukup baik tapi suplainya kurang," ujarnya.Arif berharap Daewoo dan eTrading dapat membujuk perusahaan asal Korsel untuk masuk ke bursa di Indonesia.Menanggapi hal itu Arisandhi menyatakan kesiapannya untuk mengundang perusahaan Korsel masuk ke Indonesia.Sementara itu, Dirut Daewoo Securities Kim Sung Tae mengatakan Daewoo telah memulai pembiayaan proyek di Indonesia sejak akhir tahun lalu untuk proyek penambangan batu bara di pulau Sumatera.
(ddn/qom)











































