Harga Saham Secondary Offering BNI Rp 2.050-2.700
Senin, 16 Jul 2007 12:28 WIB
Jakarta - Pemerintah memutuskan memberikan kisaran harga Rp Rp 2.050 sampai 2.700 per saham untuk secondary offering penjualan saham pemerintah di PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Harga ini lebih tinggi dari harga saham rights issue Rp 2.025 per saham. "Keputusan harga itu diambil karena beberapa faktor diantaranya tendensi suku bunga yang terus turun, dan nilai tukar yang stabil, " ujar Deputi Menneg BUMN Bidang Privatisasi dan Restrukturisasi Mahmuddin Yasin, saat membacakan sambutan Menneg BUMN Sofyan Djalil dalam publik ekspose penawaran umum saham BNI di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Senin (16/7/2007).Saham yang dilepas dalam secondary offering 3,475 miliar. Terdiri dari 1,5 miliar saham milik negara dan 1,974 miliar saham negara hasil penawaran umum terbatas II. Ada pula tambahan opsi sebanyak 473,895 juta saham.Sementara untuk rights issue BNI, saham yang dilepas 1,992 miliar saham seharga Rp 2.025.Yassin menambahkan penjualan saham pemerintah di BNI ini tercatat sebagai penjualan saham terbesar oleh pemerintah. "In term of size ini merupakan privatisasi terbesar dalam sejarah BUMN," ujarnya.
(ddn/ir)











































