IHSG Tersungkur 15 Poin
Senin, 16 Jul 2007 16:14 WIB
Jakarta - Aksi ambil untung saham unggulan akhirnya membawa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur dari rekor tertingginya di akhir pekan lalu. Pada penutupan perdagangan saham awal pekan Senin (16/7/2007), IHSG turun 15,383 poin (0,67%) ke level 2.286,218.Investor menilai sejumlah saham sudah dalam posisi jenuh beli sehingga harus melakukan konsolidasi dulu. Namun penurunan dianggap sehat karena IHSG masih punya peluang naik lagi mengantisipasi keluarnya laporan keuangan tengah tahunan. Indeks LQ-45 turun 3,468 poin (0,73%) pada level 474,842 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 2,740 poin (0,71%) pada level 382,506.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 39.366 kali, dengan volume 3,207 miliar unit saham, senilai Rp 3,194 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 58 saham naik, 132 saham turun dan 62 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 1.700 menjadi Rp 52.000, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 150 menjadi Rp 8.900, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 199 menjadi Rp 6.600, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 75 menjadi Rp 2.550 dan Indofood Sukses Makmur (INDF) turun Rp 25 menjadi Rp 2.175. Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 100 menjadi Rp 6.400, Astra Internasional (ASII) naik Rp 50 menjadi Rp 18.050 dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 25 menjadi Rp 3.400.
(ir/ir)











































