Pertumbuhan Kredit BII 20%
Selasa, 17 Jul 2007 14:50 WIB
Jakarta - PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) mencatat pertumbuhan kredit 20 persen pada semester I-2007 atau menjadi sekitar Rp 24 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu.Demikian diungkapkan Direktur BII, Sukatmo Padmosukarso di sela-sela penandatanganan kerja sama kartu co-branding BII dengan Paguyuban Pedagang Mie dan Bakso Indonesia di Gedung Depnakertrans, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (17/7/2007)."Sampai Juni 2007 total kredit Rp 23-24 triliun tumbuh 20 persen, kita sampai akhir tahun targetnya tumbuh 25 persen," kata Sukatmo. Kredit tersebut terdiri dari 38 persen sektor UKM, 30 persen korporasi dan sisanya konsumer.Dalam kesempatan yang sama BII juga menggaet pedagang mie dan bakso dalam kerja sama co-branding. Yakni dalam bentuk kartu kenggotaan yang sekaligus dipakai sebagai kartu debit atau ATM untuk anggota paguyuban mie dan bakso Indonesia.Sementara Menakertrans Erman Suparno mengatakan pedagang mie dan bakso Indonesia tergolong besar jumlahnya. Dari 43,3 juta UKM sebanyak 20-25 persen merupakan pedagang mie dan bakso atau sekitar 10 juta pedagang. Dari 10juta pedagang ini 60 persen merupakan pedagang mie dan bakso kecil yang beromset sekitar 4-5 triliun per hari.Sayangnya ujar Erman, para pedagang kecil ini kesulitan dengan permodalan. Hal yang sama juga diakui Ketua Paguyuban Mie dan Bakso Indonesia Sumaryoto. "Untuk masuk ke bank saja pakai sandal jepit kadang tidak boleh apalagi untuk mendapatkan kredit," keluhnya.
(ir/ddn)











































