Rupiah Terjerembab Lagi
Rabu, 18 Jul 2007 17:56 WIB
Jakarta - Setelah sempat merosot tajam, nilai tukar rupiah akhirnya berhasil rebound di akhir perdagangan. Rupiah sempat tertekan oleh aksi beli dua hedge fund raksasa.Pada perdagangan Rabu (18/7/2007) pukul 17.00 WIB, rupiah kembali melorot ke level 9.091 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.055 per dolar AS. Rupiah sempat tersungkur ke level 9.105 per dolar AS.Seorang treasury di sebuah bank swasta nasional menyatakan, aksi dua hedge fund membeli dolar AS dalam jumlah yang besar langsung diikuti oleh para pemain lokal. Akibatnya, rupiah pun melorot cukup jauh.Menko Perekonomian Boediono menilai, pelemahan rupiah pada hari ini masih normal. Menurut Boediono, meski ada tekanan dari berbagai faktor, namun pergerakan rupiah masih dalam kisaran yang wajar.Euro Terus MelonjakSementara di London, mata uang tunggal euro terus mencatat rekor barunya atas dolar AS. Investor menantikan pidato Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke untuk mendapatkan secercah titik penjelasan tentang prospek suku bunga AS.Euro menguat ke level tertingginya di 1,3837 dolar di awal perdagangan, sebelum akhirnya surut ke level 1,3791 dolar. Level tersebut berarti naik dibandingkan penutupan sebelumnya di level 1,3781 dolar.Para investor juga memanfaatkan data terbaru tentang sektor perumahan AS yang memunculkan kekhawatiran tentang perekonomian AS."Kecemasan yang kuat seputar pasar perumahan sub-utama AS menggelayuti pergerakan dolar," ujar Masaki Fukui, ekonom senior dari Mizuho Corporate Bank seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)











































