IHSG Masih Bisa Mendaki

IHSG Masih Bisa Mendaki

- detikFinance
Jumat, 20 Jul 2007 08:39 WIB
Jakarta - Kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir pekan ini diprediksi masih akan berlanjut. Investor masih memiliki tenaga untuk memburu saham-saham favorit.Pada perdagangan saham Jumat (20/7/2007), IHSG secara teknikal masih berpeluang menguat terutama pada saham-saham komoditas.Terlebih bursa regional pagi ini juga dibuka positif. Pelaku pasar pun terus mengantisipasi keluarnya laporan keuangan semester I dari emiten-emiten unggulan. Pada penutupan perdagangan saham Kamis kemarin (19/7/2007), IHSG terbang 39,092 poin (1,7%) ke level 2.333,683 yang merupakan posisi terbaiknya sepanjang masa dan belum tertandingi.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.Bhakti SecuritiesPositifnya bursa regional serta ekspektasi laporan keuangan tengah tahunan emiten yang membaik memicu aksi beli terhadap saham-saham unggulan sehingga indeks pada perdagangan kemarin menguat 1,70 persen menjadi 2.333. Kenaikan indeks didukung oleh positif volume mengindikasikan indeks pada perdagangan hari ini berpeluang menguat. Kisaran indeks 2.310-2.350.Optima Investama Indeks kembali mencetak rekor baru didorong saham-saham komoditas yang sebelumnya terkoreksi. Bagusnya data GDP Cina memberikan ekspektasi demand natural resources akan masih tinggi serta antisipasi keluarnya laporan keuangan saham blue chip.Indeks diperkirakan menguat dan mencoba mendekati level psikologis baru 2.350 dikisaran 2.300-2.350 dengan saham pilihan TINS, BUMI, TLKM, PTBA dan ANTM.Recapital Securities IndonesiaRebound yang terjadi pada harga nikel dan timah dunia diharapkan akan mendorong berlanjutnya rebound pada saham-saham big caps. Jika pergerakan bursa regional mendukung, IHSG diperkirakan akan bergerak naik menuju resisten kuatnya di level 2.350. Hanya penembusan atas resisten ini, yang akan membuka potensi kenaikan IHSG menuju kisaran 2.400-2.550. Spekulasi beli untuk saham BMRI, INCO, ANTM. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads