IHSG Rontok Hampir 2% Imbas Demo dan Aksi Jual Asing

IHSG Rontok Hampir 2% Imbas Demo dan Aksi Jual Asing

Andi Hidayat - detikFinance
Jumat, 29 Agu 2025 10:26 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rontok pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (29/8). IHSG melemah seiring gejolak domestik yang kian memanas sepekan terakhir.

Berdasarkan data perdagangan RTI Business, IHSG sempat melemah 1,24% ke level 7.853 pukul 09.05 WIB. Kemudian pukul 09.53 WIB, IHSG terus bergerak di zona merah dengan koreksi 1.03% ke level 7.870 pukul 09.53 WIB.

Tak berselang lama, IHSG terus melemah 1,99% ke level 7.793. Mayoritas saham juga terpantau melemah. Sebanyak 618 saham melemah, 103 saham menguat, dan 74 saham stagnan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Biang Kerok IHSG Rontok

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta Utama, menjelaskan situasi politik dan keamanan hari ini berpengaruh besar terhadap pelemahan IHSG. Diketahui, hari ini sejumlah mahasiswa dan kelompok masyarakat berencana menggelar aksi di sejumlah titik, seperti Polda Metro Jaya dan Gedung DPR RI.

"Adapun IHSG pada hari ini dibuka melemah karena berkaitan erat dengan adanya aksi demonstrasi belakangan ini, terutama pada hari ini," ungkap Nafan kepada detikcom, Jumat (29/8/2025).

ADVERTISEMENT

Nafan menyebut, kinerja IHSG di bulan September mengalami bearish atau pelemahan. Bahkan, ia menyebut pelemahan di bulan ini rata-rata terjadi sejak 5 tahun terakhir. Namun, ia meyakini IHSG akan kembali menguat beberapa bulan ke depan.

"Kinerja IHSG pada September selama 5 tahun terakhir rata-rata tergolong bearish. Namun Oktober hingga Desember bisa tergolong bullish," terangnya.

Aksi Jual Investor Asing

Di samping gejolak politik-keamanan domestik, koreksi IHSG hari ini juga disebut akibat indikasi jual bersih investor asing atau net foreign buy. Berdasarkan analisis pasar Phintraco Sekuritas, pembentukan histogram negatif pada MACD masih berlanjut.

"IHSG membentuk long upper shadow yang mengindikasikan adanya tekanan jual, sehingga kami memperkirakan IHSG berpotensi melemah menuju support level 7900 pada perdagangan Jumat," tulis analisis Phintraco Sekuritas.

Simak juga Video: Apakah Pemotongan Suku Bunga September Bisa Mendongkrak IHSG?

(ara/ara)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads