Laba Bumiputera Naik 316%

Laba Bumiputera Naik 316%

- detikFinance
Rabu, 25 Jul 2007 13:28 WIB
Jakarta - Laba bersih PT Bank Bumiputera Tbk mengalami kenaikkan sebesar 316 persen menjadi Rp 17,91 miliar pada semester I 2007. Pada periode yang sama tahun lalu, Bank Bumiputera hanya mencetak laba Rp 4,3 miliar. Menurut Presiden Direktur Bank Bumiputera, MC Palaniappan, kenaikkan laba bersih ini didorong oleh kenaikkan pendapatan bunga bersih sebesar 70,72 persen dari Rp 107,94 miliar pada semester I 2006 menjadi Rp 184,282 miliar di semester I tahun 2007 ini. "Kenaikkan laba bersih juga didukung oleh kenaikkan pendapatan operasional lain yang tumbuh 69,52 persen di periode ini menjadi Rp 21,19 miliar dari Rp 12,5 miliar di semester I tahun 2006," paparnya dalam konferensi pers di Wisma Bumiputera, Jakarta, Rabu (25/7/2007).Dia menambahkan kenaikkan pendapatan operasional disebabkan oleh kenaikkan fee based income menjadi Rp 13,77 miliar dari Rp 9,53 miliar di semester I 2006. Untuk kredit di semester I ini, mengalami kenaikkan 28,37 persen menjadi Rp 4,45 triliun dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 3,46 triliun. "Target kami adalah meningkatkan kredit sebesar 25 persen sampai 40 persen di tahun ini dan kami optimis hal itu bisa tercapai, dengan membaiknya perekonomian Indonesia, Bank Bumiputera akan terus menyalurkan kreditnya guna membantu laju pertumbuhan ekonomi di sektor ritel," jelasnya. Untuk DPK di semester I 2007 naik menjadi Rp 5,41 persen dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 4,07 triliun. "Hal ini karena pertumbuhan deposito berjangka yang tumbuh 36 persen dari Rp 2,97 triliun di semester I 2006 menjadi Rp 4,06 triliun di semester I tahun 2007 ini," ujarnya. Untuk tabungan juga meningkat 63 persen menjadi Rp 727 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berjumlah Rp 446 miliar. LDR perseroan pada semester I 2007 turun dari 85,26 persen di semester I 2006 menjadi 82,3 persen di semester I 2007. Untuk NPL net pada semester pertama tahun ini tercatat 4,66 persen atau turun tipis yaitu 0,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Posisi CAR di semester I ini turun dari 14,47 persen di semester I 2007 menjadi 12,07 pada periode yang sama tahun ini. "Hal ini karena pertumbuhan kredit yang cukup agresif selama semester I 2007 ini," jelas Palaniappan. (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads